Ikan Sturgeon
Sturgeon adalah nama umum dari 27 spesies ikan yang tergolong dalam famili Acipenseridae. Famili Acipenseridae dikelompokkan menjadi 4 genus yaitu genus Acipenser, Huso, Scaphirhynchus, dan Pseudoscaphirhynchus. Kemungkinan ada 4 spesies ikan sturgeon yang punah. Sturgeon adalah famili ikan bertulang paling tua yang masih hidup, mereka hewan asli sungai, danau, dan pantai di iklim subtropis, iklim sedang, dan subarktik sepanjang Eurasia dan Amerika Utara. Tubuh mereka panjang dengan sisik yang sangat sedikit dan ukurannya lumayan besar. Panjangnya memiliki rentang ukuran dari 2 - 3,5 m dan beberapa spesies ikan sturgeon dapat tumbuh hingga 5,5 m. Kebanyakan sturgeon adalah anadromous, yakni bertelur di air tawar dan makan di perairan muara yang kaya nutrisi, air payau atau menjalani migrasi signifikan sepanjang garis pantai. Sementara spesies yang sepenuhnya berada di air tawar, jarang sekali mengunjungi lautan terbuka dan area pantai. Telur ikan sturgeon biasa di konsumsi sebagai Kaviar.
![]() |
Sumber gambar: wikimedia common |
Ikan turgeon berumur panjang, dan mencapai dewasa lebih lambat. Umur rata-rata ikan sturgeon adalah 50 hingga 60 tahun, dan bibit pertama mereka tidak terjadi sampai mereka berusia sekitar 15 hingga 20 tahun. Ikan sturgeon tidak bertelur setiap tahun karena mereka membutuhkan kondisi tertentu. Persyaratan tersebut mungkin atau tidak dapat dipenuhi setiap tahun karena berbagai kondisi lingkungan, seperti fotoperiode yang tepat di Musim Semi, air jernih dengan substrat batu atau kerikil dangkal di mana telur dapat menempel, dan suhu air yang tepat dan aliran untuk oksigenasi telur. Seekor betina tunggal dapat melepaskan 100.000 hingga 3 juta telur tetapi tidak semua akan dibuahi. Telur yang dibuahi menjadi lengket dan akan menempel ke substrat bawah setelah kontak. Dibutuhkan 8-15 hari bagi embrio untuk matang menjadi ikan larva. Selama waktu itu, mereka bergantung pada kantung kuning telur mereka untuk makanan. Arus sungai membawa larva hilir ke daerah terpencil, seperti oxbow dan slough di mana ikan yang berenang bebas akan menghabiskan tahun pertama mereka memberi makan pada larva serangga dan krustasea. Selama tahun pertama pertumbuhannya, mereka akan mencapai panjang 18 hingga 20 cm (7,1-7,9 inci) dan bermigrasi kembali ke arus deras di sungai induk utama.
Beberapa spesies sturgeon dipanen untuk diambil telurnya, yang digunakan untuk membuat kaviar, yakni makanan mewah yang sangat berharga untuk dijadikan subjek penangkaran ikan. Karena mereka sangat lambat dalam berkembang dan menjadi dewasa, mereka sangat rentan terhadap eksploitasi dan ancaman lainnya, termasuk polusi dan fragmentasi habitat. Kebanyakan spesies dinyatakan berstatus rentan, terancam, atau kritis.
Bersama dengan anggota Chondrostei lainnya, sturgeon memiliki kartilago, sedikit sekali memiliki ciri-ciri vertebrata, dan diselimuti oleh lapisan bertulang yang disebut scute, bukan sisik. Mereka juga memiliki empat helai "kumis" yang muncul di mulut mereka yang tanpa gigi, umumnya digerakkan sepanjang dasar sungai untuk mendeteksi keberadaan mangsa. Sturgeon dapat dikenali dengan tubuhnya yang panjang, rostra yang rata, scute yang unik, dan kumisnya.
Mereka hidup di area bentik, mengaduk dasar perairan dengan mulutnya, dan menggunakan kumisnya untuk mendeteksi keberadaan kerang, crustacea, dan ikan kecil yang merupakan mangsa mereka. Mereka tidak memiliki gigi, mereka tidak mampu mengunyah mangsa. Namun spesies ikan surgeon yang besar mampu menelan mangsa yang sangat besar, bahkan seluruh bagian tubuh salmon dan bayi anjing laut.
Di antara ikan terbesar dari Sturgeon adalah ikan beluga (Huso huso) di Laut Kaspia yang dilaporkan mampu tumbuh hingga 5,5 m dengan massa 2000 kg, sementara ikan kaluga (Huso dauricus) dari sungai Amur memiliki panjang yang sama dengan massa 1000 kg. Mereka diperkirakan merupakan ikan yang memiliki usia tertua, beberapa mencapai usia kematangan seksual di usia 20 tahun dan mampu hidup hingga usia 100 tahun. Kombinasi dari lambatnya perkembangan hidup dan rata-rata reproduktif dan harga yang tinggi bagi sturgeon betina dewasa yang mampu bertelur membuat sturgeon sangat rentan terhadap overfishing.
Sumber:
Wikipedia contributors, "Sturgeon," Wikipedia, The Free Encyclopedia, https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Sturgeon&oldid=858977310 (accessed September 30, 2018).
Kontributor Wikipedia, "Sturgeon," Wikipedia, Ensiklopedia Bebas, https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sturgeon&oldid=12912726 (diakses pada Mei 4, 2017).
Posting Komentar untuk "Ikan Sturgeon"